Di era digital seperti sekarang, mencari pekerjaan menjadi semakin mudah berkat hadirnya berbagai platform lowongan kerja, media sosial, hingga grup percakapan.
Profesi di bidang kesehatan, seperti perawat, bidan, apoteker, tenaga laboratorium, radiografer, analis kesehatan, hingga tenaga administrasi rumah sakit, menjadi salah satu profesi yang memiliki peluang kerja cukup besar di Indonesia.
Daftar Isi
Sayangnya, tingginya minat masyarakat untuk bekerja di sektor kesehatan juga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan lowongan kerja palsu.
Tidak sedikit pencari kerja yang menjadi korban penipuan, mulai dari kehilangan uang hingga penyalahgunaan data pribadi.
Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu Bidang Kesehatan
Agar tidak menjadi korban penipuan, berikut beberapa ciri lowongan kerja palsu di bidang kesehatan yang perlu kalian kenali.
Mengatasnamakan Rumah Sakit Besar dan Terkenal
Pelaku penipuan biasanya menggunakan nama institusi rumah sakit besar dan terkenal di Indonesia, tentunya yang sudah dikenal masyarakat luas, seperti:
- Siloam Hospitals
- Eka Hospital
- Mayapada Hospital
- Hermina Hospitals
- Ciputra Hospital
- RS Mitra Keluarga
- Dan masih banyak lagi
Tujuannya adalah membangun kepercayaan calon pelamar agar tidak ragu mengirimkan data pribadi.
Sebelum melamar, pastikan informasi tersebut benar-benar berasal dari website atau media sosial resmi instansi terkait, umumnya rumah sakit besar membagikan informasi lowongan kerja di Linkedin.
Jangan hanya percaya pada poster yang beredar di beberapa media sosial, seperti Instagram dan Tiktok, karena dua media sosial itu sangat banyak lowongan kerja palsu beredar.
Desain Poster Berisi Banyak Posisi
Sejauh kami mengelolah media untuk membagikan informasi lowongan kerja bidang kesehatan, kebanyakan lowongan kerja palsu akan menampilkan banyak posisi yang sedang dibutuhkan.
Hal ini membuat banyak pelamar kerja, terutama pelamar kerja awam atau fresh graduate tertarik untuk mendaftar lowongan tersebut. Selain banyak posisi yang ditampilkan, tentunya persyaratan yang tertera juga sangat mudah.
Contoh Poster Palsu:
Tidak Jelas Lokasi Penempatan Kerja
Selain banyak posisi yang ditampilkan, lowongan kerja palsu tidak mencantumkan lokasi penempatan kerja pada desain posternya, atau bahkan mencantumkan kata-kata penempatan seluruh Indonesia. Kenapa dibuat begitu?
Karena nantinya penipu akan memberikan informasi terkait surat undangan interview yang lokasinya sangat jauh dari lokasi pelamar. Misal kalian berasal dari daerah Jabodetabek, sudah pasti penipu akan membuat surat interview dengan lokasi yang jauh, seperti Surabaya, Palembang, Makassar, dll. Ini kemungkinan terjadi jika kalian sudah terlanjur mendaftar di lowongan kerja palsu.
Mengarahkan Pelamar ke Link yang Mencurigakan
Salah satu modus yang sering ditemukan adalah menyertakan tautan pendaftaran yang tidak menggunakan domain atau email resmi instansi.
Umumnya penipu akan menggunakan Google Form, dan tautan akan dirubah ke platform manajemen tautan dan pemendek URL yang mengubah tautan panjang menjadi tautan pendek yang rapi, tentunya nama tautan dibuat menjadi nama rumah sakit yang dibuat untuk menipu.
- msha.ke/sil**amhos****l
- s.id/E-Rec****ntMay****daHos***al
- s.id/Kar**EkaHos***al
- msha.ke/medi***loka_her***ina
- dan masih banyak lagi.
Tapi tunggu dulu, bukan berarti yang seperti ini lowongan kerja palsu semua, ada kalanya lowongan resmi dari instansinya pun juga menggunakan link google form dan pemendek URL. Dalam hal ini kalian harus lebih teliti lagi dalam menyeleksinya.
Surat Undangan Interview Bukan dari Email Resmi Instansi
Salah satu tanda yang paling sering ditemukan pada lowongan kerja palsu adalah surat undangan interview yang dikirim menggunakan alamat email yang tidak resmi.
Pastikan email pengirim undangan interview merupakan email resmi. Bagaimana cara tahu itu email resmi apa bukan? Berikut adalah cari mengetahui itu email resmi apa bukan.
- Kalian cukup lihat domain emailnya, yang letaknya berada dibelakang simbol @, contoh seperti @siloamhospitals.com atau @ekahospital.com.
- Kemudian cek situs resmi instansi, apakah sama dengan domain email pengirim surat undangan interview.
- Sebagai contoh kita gunakan RS Mayapada, jika kita cek maka situs resminya adalah https://mayapadahospital.com/, maka email resminya akan berakhiran dengan @mayapadahospital.com, seperti yang biasanya digunakan dalam poster lowongan kerjanya yaitu talent.acquisition@mayapadahospital.com.
Jika kata di depan simbol @ berbeda apakah aman? Jawabannya sebagian besar aman, karena yang terpenting adalah domain resminya sama.
Mungkin ada yang bertanya, "kok di Instagram dan Situs emailnya yang tertera info@contohdomain.com, sedangkan lowongannya disuruh mengirim ke email hrd@contohdomain.com?"
Jawabannya adalah yang penting domain email sama, karena email yang masuk biar tidak jadi satu, jadi dibedakan sesuai kebutuhannya, yang awalan info itu diperuntukkan sebagai media informasi, dan yang berawalan hrd diperuntukkan untuk rekrutmen.
Jika email sudah berbeda dengan email resmi instansi walaupun berbeda satu huruf pun, kalian harus waspada lagi, dengan mengecek ciri-ciri loker palsu lainnya.
Isi Surat Undangan Interview yang Dibuat Seadanya
Kebanyakan isi surat undangan interview terlihat kurang rapi seperti dibuat apa adanya, tidak tampak seperti surat resmi instansi besar, baik dari kop, isi, hingga sampai halaman terakahir. Loker palsu rata-rata hanya menggunakan logo tanpa ada keterangan lain pada bagian kop atau bagian atas. Terkadang juga untuk logo yang dipasang juga tidak presisi.
Berikut adalah salah satu contoh lowongan kerja palsu yang hampir semua formatnya seperti ini.
Meminta Biaya Terlebih Dahulu
Isi dari surat interview palsu pasti berisi tentang si penipu akan meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang sebagai biaya tiket pesawat, akomodasi, atau transportasi lainnya dengan dalih untuk menghadiri proses seleksi yang lokasi seleksi akan dibuat sangat jauh dari lokasi pelamar (seperti yang sudah dijelaskan di atas), dan kemudian akan menjanjikan reimbursement (penggantian) jika sudah melakukan transfer, tentunya itu sudah pasti palsu.
Lainnya
Ada juga beberapa lowongan kerja palsu yang masih menggunakan logo lama RS, ini mungkin penipunya kurang update. Jika kalian menemukan hal ini juga berarti itu loker palsu.
Tips Aman Melamar Kerja
Setelah kami berkecimpung di media sosial lowongan kerja kesehatan, loker palsu selalu mengatasnamakan rumah sakit besar dan terkenal. Kebanyakan loker resminya rumah sakit besar itu tidak dibagikan di akun Instagramnya, melainkan dibagikan di Linkedin. Tetapi juga ada yang dibagikan di Instagram, tentunya dibagikan di akun resmi Instagramnya ya.
Cara mengecek loker di Linkedin cukup mudah, kalian harus memiliki akun terlebih dahulu, selanjutnya tinggal cari akun resmi rumah sakitnya, atau menggunakan filter dengan mengetik nama RS pada bagian pencarian, dan gunakan filter yang disediakan. Karena loker di Linkedian tidak selalu dibagikan di akun resmi rumah sakitnya, melaikan akun HRDnya.
Tentunya dengan kalian waspada dan selalu mengecek semua poin ciri-ciri lowongan kerja palsu yang sudah kami sebutkan di atas, kemungkinan besar kalian akan terhindar dari kerugian akibat lowongan kerja palsu yang sangat banyak sekali beredar.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian semua. Jangan sampai kalian sebagai pencari kerja malah harus tertipu uang jutaan rupiah karena mendaftar di lowongan kerja palsu.